Bukan Sekedar Tukang Ketik Biasa

Posted: 19 Oktober 2012 in Bebas
Mengetik? 
Semua orang hampir dipastikan bisa mengetik, atau mengenal kata mengetik. Mengetik merupakan sebuah pekerjaan menyalin dari sebuah atau beberapa konsep ke dalam kertas dalam bentukan cetakan huruf yang standar baik menggunakan mesin ketik ataupun dengan menggunakan komputer.
Setiap orang pasti membutuhkan ketikan apabila ingin membuat paper, karya tulis, brosur, selebaran, naskah pidato dan lain-lain sebagainya.
Mengetik merupakan sebuah pekerjaan yang dilakukan sehari-hari dan ditekuni, tanpa ditekuni pekerjaan tersebut akan membutuhkan waktu yang lama dalam penyelesaiannya. Jadi mengetik perlu latihan agar tangan-tangan lemas dan lebih cepat bergerak dalam mengetikkan sejumlah huruf dan angka.
Pekerjaan mengetik terkadang terlihat membosankan dan juga dipandang sebelah mata oleh segelintir orang. Orang-orang demikian itu bukanlah contoh orang yang perlu diteladani, karena mereka hanya bisa berteori,coba diketik sendiri apakah bisa cepat menyelesaikan seperti yang mereka inginkan?
Mengetik merupakan kerjaan yang rutin dilakukan oleh staf-staf administrasi perkantoran baik negeri atau swasta, penulis atau wartawan.
Jadi jangan dipandang sebelah mata, karena dengan beberapa tulisan bisa diwujudkan dalam bentuk sebuah buku dan bisa dijual sehingga menghasilkan rupiah. Tulisan atau ketikan bisa membuat orang terjatuh dari kursi jabatannya, karena laporan kasus korupsi. Pimpinan perusahaan akan kelimpungan dalam memimpin rapat bila tidak mempersiapkan dirinya dengan sejumlah laporan-laporan dari bawahannya yang semua berasal dari ketikan tukang ketik. Para pimpinan negara dan pejabat negara semua memerlukan naskah yang semua diketik oleh tukang ketik. Oh..betapa besarnya jasa para pengetik naskah-naskah penting tersebut. Namun nama mereka tidak pernah terdengar dan hanya berada di balik layar.
Melihat pengalaman dari mengetik, penulis sebenarnya tidak bisa mengetik. Semua ketikan dikerjakan secara sederhana di komputer, tidak menggunakan 10 jari. Dan akan lebih baik jika para tukang ketik mengerti Teknik Mengetik 10 Jari, karena akan menambah kecepatan di dalam mengetik. Buat para tukang ketik yang mengetik hanya dengan beberapa jari saja jangan bersedih, ada cara melatih kecepatan mengetik yaitu dengan melatih kemampuan mengetik dengan membuat macam-macam tulisan, ikut berpartisipasi dalam diskusi di jaringan social baik facebook ataupun twitter. Dan bagi yang mempunyai Account Yahoo Messenger apabila punya teman banyak cobalah berkomunikasi dengan beberapa teman, nanti disini kita akan terlatih secara cepat untuk menjawab dan mengomentari percakapan dari teman-teman kita.
Dari latihan tersebut diatas kita secara tidak langsung belajar menulis di samping belajar kecepatan mengetik. Namun jangan sampai disalahgunakan ilmu-ilmu yang kita peroleh baik secara langsung ataupun tidak langsung ini dari dunia teknologi informasi. Semoga ke depan para tukang ketik bukan sekedar tukang ketik biasa tetapi menjadi tukang ketik yang luar biasa.
Jimbaran, Bali, 23 Juni 2012

Mau Pelit atau Bersedekah?

Posted: 19 Oktober 2012 in Bebas
Pelit atau Kikir merupakan suatu sikap yang dimiliki manusia, dimana manusia tersebut memiliki sesuatu baik harta maupun ilmu, tetapi hanya digunakan untuk kepentingan diri sendiri dan tidak pernah dibagi kepada orang lain
Orang pelit cenderung memperkayai diri sendiri dan menguasai suatu ilmu tanpa pernah mempedulikan orang lain. Orang seperti ini lebih banyak menggunakan perhitungan untung dan ruginya dalam melakukan sebuah tindakan.
Orang yang pelit akan menyempitkan jiwanya, sifat tersebut akan menyia-nyiakan dan menyengsarakan jiwa. Karena di hati orang pelit akan selalu merasa sempit, ia ingin selalu berkuasa dan harus menjadi nomor satu dan selalu menang sendiri.
Bagaimanakah dengan orang Dermawan? Apakah orang Dermawan harus orang kaya?

Orang Dermawan adalah orang yang suka mendermakan sebagian hartanya kepada kaum miskin ataupun kepada orang-orang yang membutuhkan, mereka adalah orang-orang selalu diberikan kelapangan jiwanya oleh Allah SWT.

Setiap orang bisa menjadi dermawan, jika di dalam hatinya sudah tertanam sikap berbagi terhadap sesama. Jadi tidak perlu kaya atau miskin, semuanya bisa. Tidak bisa sedekah dengan harta, sedekahlah dengan ilmu dan kemampuanmu.Karena bersedekah akan membawa pahala yang berlipat-lipat dari Allah SWT,
Orang memiliki kelapangan jiwa akan selalu tergugah hatinya jika melihat banyak saudara-saudara kita yang masih berada di garis kemiskinan. Hati selalu tergerak untuk selalu bersedekah dan bersedekah.
Menghilangkan sifat pelit dalam diri kita merupakan pekerjaan yang sangat sulit, jika tidak dilandasi oleh niat hati yang ikhlas. Untuk itu belajarlah banyak ilmu terutama ilmu ikhlas dan sedekah. Semoga dengan banyak belajar dan mencoba menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikan sedekah sebagai bagian dari hidup kita, karena dengan bersedekah akan menjadikan kita sebagai orang yang kaya baik kaya secara material ataupun secara spriritual, semoga dengan sedekah juga dapat mengikis sedikit demi sedikit sifat pelit yang ada dalam diri kita. Untuk itu marilah kita jadikan hidup kita gemar bersedekah dan itu semua harus dilakukan ikhlas karena Allah SWT.
Jimbaran, Bali, 18 Juni 2012

Awal Mula Belajar Sedekah

Posted: 19 Oktober 2012 in Bebas
Pada waktu itu tahun 2005-2006 kehidupanku boleh dikatakan tidak teratur, uang dari gaji cepat abis sebelum habis bulannya. Itu karena aku tidak dapat mengatur manajemen pengeluaranku.Dari hasil gajiku, aku tidak bisa membeli barang-barang berharga ataupun memiliki tabungan. Dan kondisi keadaanku tidak stabil, banyak gejolak yang terjadi dalam kehidupanku. Ibadahku pun tidak teratur, sering bolong-bolong sehingga perolehan tambahan rezekipun menjadi seret. Aku pun masih merasa pelit untuk memberikan sebagian hartaku bagi orang-orang yang membutuhkan. Memberi sedekah pada pengemis tidak pernah, menginfakkan di masjid juga tidak pernah. Sehingga jodohku pun terasa sangat lambat dan sangat jauh dariku.
Dari berbagai kejadian dan kejadian yang menimpaku hingga suatu saat aku pernah mengalami kecelakaan dimana kecelakaan tersebut masih membawa trauma bagiku untuk bepergian keluar malam dengan mengendarai motor. Dengan terjatuhnya aku dari sepeda motor di depan masjid suci di bilangan kota Denpasar, karena bertabrakan hingga memaksaku mengeluarkan sejumlah dana untuk pengobatan kepada pengendara sepeda motor satunya yang menjadi korban, menyadarkanku bahwa aku masih di sayang Allah SWT dan diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri.
Dengan kejadian tersebut, mulailah aku menata kehidupanku kembali dari nol, aku pun secara tidak sengaja sering membeli majalah Hidayah yang berisikan kisah-kisah hidup orang yang mendapatkan balasan dari Allah SWT karena perbuatan di masa lalunya dan kemudian kisah-kisah teladan yang ada dimajalah di sinetronkan di Trans TV melalui acara Hidayah. Akupun juga menonton acara Rahasia Illahi yang setelah selesai diberikan beberapa wejangan dari Ustadz Arifin Ilham. Hatikupun merasa bergetar karena merinding akan kejadian-kejadian dan akibat dari perbuatan-perbuatan di masa lalu.
Kemudian aku mulai secara bertahap melaksanakan sholat secara lengkap 5 waktu dan berusaha untuk belajar disiplin. Terasa berat memang, tapi aku harus bisa dan harus. Mulailah aku secara aktif mengikuti tausyiyah melalui TV seperti dari Ustadz Jefri maupun Ustadz Yusuf Mansur. Dari Ustadz Jefri yang dikenal dengan Uje, aku mendapatkan semangat untuk memperbaiki diri setelah mendengar dan mengetahui kisah hidup Uje dari masih menjadi artis hingga menjadi Ustadz seperti sekarang ini.
Sedangkan dari Ustadz Yusuf Mansur, aku mendapatkan pencerahan mengenai sedekah, dimana dengan sedekah kita akan menjadi kaya sesuai matematika sedekah, karena dengan sedekah satu akan dibalas sepuluh kali lipatnya. Aku pun tertarik pengen menerapkan ilmu sedekah tersebut, tapi aku gak punya uang, tapi aku belum berani bersedekah dengan harta yang aku miliki.Walau sudah banyak contoh dan kasus dari bersedekah sampai hartanya habis tak bersisa akhirnya memiliki harta yang berlipat-lipat.
Awal mula bersedekah hendaknya harus memaksakan diri, ikhlas ataupun nggak ikhlas harus berani kita keluarkan. Dengan terlatih secara rutin walau awalnya dengan keadaan terpaksa, secara perlahan-lahan dengan sendiri akan timbul keikhlasan dalam diri kita. Dan aku pun juga mempelajari ilmu sedekah melalui berbagai macam buku, sehingga kita bersedekah ada ilmunya. Secara bertahap kita bersedekah lalu kita mulai memperbaiki ibadah kita dari sholat, tingkah dan perilaku kita. Belajar mengaji Al -Quran dan ibadah-ibadah sunnah lainnya.
Alhamdulillah dari belajar bersedekah, akupun bisa mendapatkan jodohku. Akupun menikah pada tanggal 02 Maret 2007 di Sragen, Jawa Tengah. Akupun mengajak istriku ke Bali, dimana aku bekerja sebagai seorang PNS menjadi staf tata usaha pada sekolah SMK.
Di awal-awal pernikahan kami itu, kondisi keuanganku morat-marit, mulailah aku dan istri membenahi dari nol. Dari menikah pun aku mulai mendapatkan rezeki yaitu dengan menjadi freelance sebagai tenaga penginput data pajak di kantor perpajakan kurang lebih satu bulan.
Dan dari hasil yang didapat mulailah disisihkan 2,5 % untuk dizakatkan atau disedekahkan, disini aku belajar untuk memberikan hak-hak orang miskin yang membutuhkan. Dari jumlah uang atau gaji yang kecil aku coba sisihkan sedikit demi sedikit, setelah jumlahnya cukup kemudian kami salurkan ke lembaga zakat atau dengan memberikan kepada orang yang menurut kita cukup memerlukan bantuan.
Dengan belajar sedikit demi sedikit melatih kami untuk tidak pelit kepada orang-orang yang membutuhkan. Karena untuk mengeluarkan jumlah banyak kami belum bisa, dan ini kami lakukan secara rutin setiap mendapat tambahan rezeki, kami berusaha untuk wajib untuk menyisihkannya walau masih dalam jumlah sedikit, ini untuk melatih diri kami untuk membiasakan diri untuk tidak pelit sehingga pada suatu saat nanti bila penghasilannya sudah besar tidak akan mengalami kekagetan yang luar biasa karena penyisihan 2,5% dari penghasilan yang besar, jumlah penyisihan juga akan menjadi besar pula.
Walau selama belajar sedekah ini, kami belum mendapatkan balasan dari Allah sebesar 10 kali lipat seperti pengalaman orang-orang, tapi dari efek sedekah membawa kenyamanan dalam hidup kami. Rezekipun mulai mengalir walau tidak banyak, diberi kesehatan oleh Allah SWT, diberikan kesempatan bisa pulang ke Sragen, Jawa Tengah setiap tahun, bisa menabung dan memiliki sebidang tanah dan lain-lain sebagainya. Ini mungkin karena niat sedekah kami belum diimbangi dengan kualitas ibadah sholat kami dan ibadah-ibadah yang lainnya. Semoga kami dapat terus melaksanakan ilmu sedekah ini.
Untuk itu kami selalu bersabar dan belajar secara terus menerus semoga kegiatan sedekah kami menjadi kegiatan ibadah kami yang bisa dilaksanakan secara ikhlas. Sehingga Allah SWT dapat memberikan pahalanya dan mengaruniakan kepada kami keturunan yang sholeh dan sholeha, sehingga hidup kami menjadi lebih bermakna dan penuh keikhlasan. Jimbaran,12 Juni 2012 (fibri)
Awal pertama kali menulis ku mulai sejak SMA, tapi tulisan yang dibuat adalah berupa puisi, pantun, catatan harian. Dan untuk tulisan-tulisan yang berupa artikel aku tidak bisa membuatnya, bahkan mengarang tulisan saja, kebanyakan tulisan yang mengulang-ulang kata setelah itu, kemudian, lalu dan lain-lain
.
Berkembangnya dunia teknologi informasi mendorongku untuk belajar menulis, yang dimulai dengan aktifitas chating di Yahoo Messenger, update status di Facebook.
Pada waktu browsing di Internet, akupun melihat banyak blog-blog milik orang lain. Akupun ingin mempunyai sebuah blog. Lalu aku mendaftar di di layanan blogger.com maupun wordpress.com, namun karena waktu itu aku belum bisa menulis, isi blogku hanya artikel-artikel yang aku copy paste dari beberapa situs. Dari sekian lama, blogku tidak mengalami perkembangan bahkan sempat vakum selama setahun lebih.
Menginjak di tahun 2012, akupun berpikir mengapa blogku yang ada ini aku ubah semua dengan isi tulisan hasil karya sendiri. Mulailah aku banyak browsing dari situs satu ke situs yang lain untuk belajar bagaimana caranya menulis di blog. Beberapa tulisanku terdahulu aku kumpulkan, diedit dan diposting dalam satu blog.
Setelah tulisanku terposting di blog, ternyata tulisanku tidak ada orang yang membacanya atau memberi komentar.Wow betapa sedihnya hatiku…karena membuat tulisan tidak ada yang membacanya.
Tulisan yang baik adalah tulisan yang memiliki tata bahasa yang baik, enak dibaca, mudah dipahami dan dimengerti oleh banyak orang dari semua kalangan pendidikan, disamping itu tulisan banyak dikunjungi dan diberi komentar.
Akhirnya setelah berselancar di dunia maya yang penuh dengan informasi, akhirnya pada tanggal 29 Februari 2012 aku mendaftar sebagai seorang Kompasianer. Semua tulisanku yang pernah ku posting di blog-blog sebelumnya aku posting ulang di kompasiana.
Alhamdulillah, tulisan-tulisan yang ku posting mulai ada pengunjung yang membacanya dan beberapa tulisan ada yang dikomentari. Dengan adanya komentar akan menambah wawasan bagi kita dan dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada pada tulisan kita.
Hanya saja yang membuatku bingung di dalam kompasiana, saat merequest atau menerima request dari kompasianer setelah diconfirm, kok..jumlah kompasianer yang kita add atau kita confirm bisa lebih dari satu, padahal untuk satu orang, mohon pihak kompasiana dapat memperbaiki softwarenya supaya kita dapat mengetahui jumlah teman yang diadd seperti kita meng add 10 orang teman, tapi yang masuk daftar teman ada 15, 5 diantaranya dobel bahkan lebih dari dua. Dan yang tersulit bagi diriku pada saat memposting tulisan ke dalam kompasiana dan menentukan jenis artikel ataupun rubriknya maupun type postingannya.
Dengan adanya Kompasiana, sangat membantuku dalam hal pembelajaran tulis menulis. Mohon informasi dan komentarnya. Semoga Kompasiana tetap jaya dan banyak pengikutnya.
Jimbaran, 19 Maret 2012

Dari setiap waktu terus berjalan, perkembangan dunia teknologi informasi berkembang dengan sangat pesatnya. Hp dengan layar sentuh banyak bermunculan dari berbagai merk, Tablet yang semakin canggih. Para peminat gadget ini sangat dimanjakan dengan berbagai fitur yang ada di dalam HP maupun Tablet yang sekarang ini telah dapat terkoneksi dengan internet.Sehingga segala informasi dapat diperoleh dengan sangat mudahnya.
Namun kemunculan alat-alat yang serba canggih ini tidak dibarengi dengan sikap dan pola perilaku dari masyarakat khususnya remaja sebagai generasi muda dewasa ini. Usia Remaja merupakan masa peralihan dari usia anak-anak menuju usia dewasa.
Anak remaja memiliki sifat dan sikap yang masih sangat labil dan mudah terpengaruh dengan dunia di sekitarnya seperti sikap meniru dan ikut-ikutan temannya dan sikap ingin menunjukkan siapa jati dirinya.
Namun dalam perkembangan dewasa ini, banyak anak-anak remaja yang terjerumus dalam pergaulan bebas, seks bebas, membuat video porno sendiri, membeli narkoba secara online dan ikut berjudi secara online.
Mengapa hal tersebut bisa terjadi?
Pertama, dengan memiliki hp yang mempunyai fasilitas yang lengkap, membuat orang lupa diri, bahwa dia hidup tidak hanya sebagai makhluk individu saja, tetapi juga sebagai makluk social, sehingga orang yang banyak sibuk dengan aktifitas di hp nya akan menjadi orang yang terkesan menjadi sombong dan individualis.
Kedua. adanya internet baik yang dapat diakses secara mudah lewat komputer, laptop, tablet maupun hp, membuat segala macam informasi dapat diperoleh denga cepat. Namun karena berbekal pendidikan dan moral yang pas-pasan membuat segala informasi yang berbau porno dan kejahatan akan mengubah pola perilaku seseorang. Dengan banyak mengakses situs porno, grup facebook yang berbau seks akan membawa perubahan terhadap perilaku remaja yang banyak terjun ke dalam dunia seks bebas, melakukan pelecehan seksual ataupun pemerkosaan.Adanya transaksi narkoba secara online maupun judi online.
Untuk itu marilah kita secara bersama-sama belajar dan belajar dalam menghadapi kemajuan teknologi informasi secara bijak.
Marilah kita saring informasi yang kita peroleh ini apakah informasi ini benar dan sesuai dengan kaidah-kaidah norma agama.
Selalu konsultasi dengan orang-orang yang telah dewasa dan paham dengan perkembangan teknologi informasi seperti orang tua, guru dan para praktisi yang mengerti dunia teknologi informasi.
Pilihlah teman-teman yang baik dan jangan asal add teman facebook, karena tidak semua orang di facebook dapat kita ketahui sebagai orang baik, tapi berhati-hatilah, karena banyak status palsu yang tidak sesuai dengan kenyataan.
Jangan mencoba-coba mengikuti transaksi yang berbau kejahatan seperti judi online maupun transaksi narkoba online.
Dan jika kita dapat mengatasi gejolak para remaja yang serba ingin tahu, lebih baik kita arahkan pada hal-hal yang bermanfaat seperti menulis di blog, banyak browsing ilmu pengetahuan yang bermanfaat, sehingga aktifitas berselancar di internet dapat memberi manfaat baik bagi diri sendiri ataupun orang lain. Dan segala pengaruh buruk yang ada di Internet bisa diatasi jika remaja tersebut kuat iman dan punya ilmu.Semoga generasi muda kita dapat lebih maju dalam menghadapi kemajuan teknologi informasi. Mari kita ambil manfaat dan mengendalikan kemajuan teknologi dan jangan kita yang dikendalikan oleh kemajuan teknologi.

Pudarnya Nilai Koin 100 Rupiah

Posted: 2 Maret 2012 in EKONOMI

Pernahkah kamu berpikir, uang koin seratus rupiah bisa menjadikan kamu kaya dan memiliki pahala yang besar daripada selembar uang seratus ribu.

Koin seratus rupiah dahulu nilainya sangat berharga, karena bisa membeli sepotong roti, dan bisa disedekahkan pada para pengemis.Kalau sekarang koin seratus rupiah tidak ada nilainya bahkan banyak dibuang kemana-mana.

Koin seratus rupiah masih mempunyai manfaat, karena di swalayan-swalayan masih menggunakannya sebagai uang kembalian, disamping itu bisa digunakan sebagai alat kerokan.

Uang koin seratus rupiah dapat menjadi bermanfaat jika jumlah sangat besar. Coba aja adakan Gerakan Peduli Koin 100 Rupiah, dapat satu juta orang saja akan menjadi 100 juta rupiah, wow …jumlah yang tidak sedikit.

Lalu bagaimanakah uang koin seratus rupiah bisa membuat jadi kaya? Coba kita sedekahkan saja pada orang yang membutuhkan.Kalau dipikir lagi, apakah mereka mau menerima, apakah tidak menghinanya?

Sekarang kita kumpulkan aja uang koin seratus tersebut sampai berjumlah minimal 1000 atau minimal 10.000 baru kita sedekahkan pada orang yang membutuhkan. Dengan sedekah dengan hati ikhlas, Insya Allah melipatgandakan menjadi 10 kali lipat. Setelah dapat hasilnya atau rezeki 10 kali lipat, kembalilah uang yang diterima disedekahkan lagi, sehingga lama-lama bisa memiliki keuntungan yang berlipat-lipat.

Apa yang didapat dari sedekah Koin 100? Bahwa kita diharapkan bisa belajar dari sedekah yang nilai kecil dulu yang penting dilakukan dengan hati tulus ikhlas jauh lebih baik daripada uang besar 100 ribuan kita sedekahkan dengan hati tidak ikhlas dan terpaksa. Dan hanya orang yang memiliki keikhlasan hati dan banyak beribadah kepada Allah yang bisa mendapatkan rezeki yang tak terduga tersebut.

Dan buat Pemerintah, jika uang koin seratus rupiah tidak memiliki manfaatnya lagi, lebih baik ditetapkan lah uang yang berlaku minimal 1000 atau 2000 rupiah saja, sehingga tidak ada uang yang dibuang-buang lagi.Semoga uang Indonesia ke depan nanti bisa memiliki harga yang baik dan bisa sejajar dengan mata uang asing.

Mengenal Komputer Tablet

Posted: 18 Februari 2012 in Bebas

SMK Pilihan Masa Depan

Posted: 18 Februari 2012 in Bebas


P

endidikan Kejuruan adalah bagian dari sistem pendidikan yang mempersiapkan seseorang agar lebih mampu berkerja pada suatu kelompok pekerjaan atau satu bidang pekerjaan daripada bidang bidang perkerjaan lainnya. Sedangkan menurut Undang – Undang No.2 tentang Sistim Pendidikan Nasional : Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang mempersiapkan perserta didik untuk dapat berkerja dalam bidang tertentu. Atau yang lebih spesifik dalam Peraturan Pemerintah No.29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah, yaitu : Pendidikan Menengah yang mengutamakan pengembangan kemampuan siswa untuk pelaksanaan jenis pekerjaan tertentu. Dari definisi di atas dapat disimpulkan Pendidikan Kejuruan adalah Pendidikan yang mempersiapkan perserta didiknya untuk memasuki lapangan kerja.

Dahulu pendidikan SMK merupakan pilhan nomor dua setelah SMA, karena sebagian besar para siswa lulusan SMP yang tidak diterima di SMA Negeri, pilihan sekolah berikutnya adalah SMK Negeri dan SMA Swasta.

Seiring dengan perhatian Pemerintah untuk mengubah persepsi SMK, maka banyak didirikan SMK-SMK negeri ataupun swasta untuk menyeimbangkan jumlah siswa SMK:SMA.Langkah-langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan jumlah SMK sudah digaungkan sejak tahun 2008. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Rembug Pendidikan Nasional (RPN) pada Februari 2008 tentang penyeimbangan jumlah siswa SMK:SMA. Untuk menjadikan rasio jumlah siswa SMK:SMA adalah 67:33 pada tahun 2014.

Maka perkembangan minat siswa SMP untuk melanjutkan ke SMK mulai mengalami perkembangan, dengan jumlah siswa SMK yang semakin bertambah. Dan ini tidak terlepas dari program-program kerja dari pemerintah pada umumnya dan Direktorat Pembinaan SMK pada khususnya yang telah banyak melaksanakan berb agai macam program yang menambah jumlah SMK dan meningkatkan kualitas dari SMK yang sudah ada melalui berbagai macam bantuan yang diberikan pada sekolah SMK.

Salah satunya bantuan Program Ruang Kelas Baru, untuk menambah daya tampung siswa SMK, bantuan perakitan komponen mobil serta komponen laptop dan LCD dan bantuan program lainnya.

Dengan melalui promosi yang gencar dilakukan oleh pihak Direktorat PSMK, keberadaan SMK mulai banyak dilirik, baik oleh siswa lulusan SMP ataupun pihak dunia usaha sebagai pihak yang bekerja sama dengan SMK.

SMK pun tidak menjadi sekolah nomor dua setelah SMA, SMK sekarang telah mulai jadi pilihan anak-anak lulusan SMP sebagai sekolah tempat mengasah kemampuan, bakat dan minat siswa yang ingin mengembangan potensi ketrampilan dirinya.

Mengapa masuk di SMK?

Pertama, siswa yang memiliki minat, bakat dan hobby dapat menyalurkan melalui SMK sesuai kompetensi yang diinginkannya. Misal siswa yang suka teknik otomotif dapat menyalurkan bakat otomotifnya melalui program keahlian teknik otomotif.

Kedua, di SMK siswa dapat materi pembelajaran yang lebih banyak porsi prakteknya, sehingga siswa dapat memiliki ketrampilan yang handal.

Ketiga, adanya Program Praktek Kerja Industri, siswa SMK dapat menerapkan ilmu yang didapatkan di bangku sekolah, dapat diterapkan di dunia usaha atau dunia industri.

Keempat, Setelah siswa SMK lulus sekolah, siswa sudah siap memasuki dunia kerja, bahkan sebelum lulus pun, siswa sudah dapat melakukan pekerjaan sesuai program keahlian yang diambilnya.

Bukti Keunggulan anak-anak SMK telah dapat kita lihat berita di media massa, bahwa anak-anak SMK pada masa sekarang telah mampu merakit Mobil, sepeda motor, pesawat terbang, laptop dan LCD.

Suatu potensi yang besar dari anak-anak SMK yang perlu kita dukung, bahwa anak-anak SMK telah dapat menunjukkan bahwa siswa SMK adalah siswa yang telah siap pakai.

Dengan adanya bukti keunggulan dari siswa SMK, maka tidak diragukan lagi bahwa lulusan SMK adalah lulusan yang siap pakai.Sehingga setelah siswa SMK dapat menyelesaikan pendidikan, maka siswa SMK dapat bekerja di perusahaan-perusahaan atau instansi pemerintah sesuai dengan kompetensi yang dimiliki siswa SMK tersebut. Dan sekarang beberapa siswa SMK, sudah banyak yang dipesan untuk bekerja di dunia usaha atau dunia industri sejak siswa SMK tersebut melakukan praktek kerja industri di perusahaan-perusahaan.

Jimbaran, 26 Januari 2012

Khitan

Posted: 17 Februari 2012 in baligh, khitan, remaja

T

ahun 1985, tidak terasa usiaku sudah mencapai 11 tahun. Suatu usia menjelang remaja alias anak baru gede. Sudah waktunya aku melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim yaitu Khitan.

Khitan secara bahasa artinya memotong. Secara terminologis artinya memotong kulit yang menutupi alat kelamin lelaki (penis). Dalam bahasa Arab khitan juga digunakan sebagai nama lain alat kelamin lelaki dan perempuan seperti dalam hadist yang mengatakan “Apabila terjadi pertemuan dua khitan, maka telah wajib mandi” (H.R. Muslim, Tirmidzi dll.).

Dalam agama Islam, khitan merupakan salah satu media pensucian diri dan bukti ketundukan kita kepada ajaran agama. Dalam hadist Rasulullah s.a.w. bersabda:”Kesucian (fitrah) itu ada lima: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memendekkan kumis dan memotong kuku” (H.R. Bukhari Muslim).

Dalam ilmu kedokteran bahwa khitan mempunyai faedah bagi kesehatan karena membuang anggota tubuh yang yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, najis dan bau yang tidak sedap. Air kencing mengandung semua unsur tersebut. Ketika keluar melewati kulit yang menutupi alat kelamin, maka endapan kotoran sebagian tertahan oleh kulit tersebut. Semakin lama endapan tersebut semakin banyak. Bisa dibayangkan berapa lama seseorang melakukan kencing dalam sehari dan berapa banyak endapan yang disimpan oleh kulit penutup kelamin dalam setahun. Oleh karenanya beberapa penelitian medis membuktikan bahwa penderita penyakit kelamin lebih banyak dari kelangan yang tidak dikhitan. Begitu juga penderita penyakit berbahaya aids, kanker alat kelamin dan bahkan kanker rahim juga lebih banyak diderita oleh pasangan yang tidak dikhitan. Ini juga yang menjadi salah satu alasan non muslim di Eropa dan AS melakukan khitan.

Waktu wajib khitan adalah pada saat baligh, karena pada saat itulah wajib melaksanakan sholat. Tanpa khitan, sholat tidak sempurna sebab suci yang yang merupakan syarat sah sholat tidak bisa terpenuhi.

Adapun waktu sunnah adalah sebelum baligh. Sedangkan waktu ikhtiar (pilihan yang baik untuk dilaksanakan) adalah hari ketujuh seytelah lahir, atau 40 hari setelah kelahiran, atau juga dianjurkan pada umur 7 tahun. Qadli Husain mengatakan sebaiknya melakuan khitan pada umur 10 tahun karena pada saat itu anak mulai diperintahkan sholat. Ibnu Mundzir mengatakan bahwa khitan pada umut 7 hari hukumnya makruh karena itu tradisi Yahudi, namun ada riwayat bahwa Rasulullah s.a.w. menghitan Hasan dan Husain, cucu beliau pada umur 7 hari, begitu juga konon nabi Ibrahim mengkhitan putera beliau Ishaq pada umur 7 hari.

Dan dalam rangka memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW, Rukun Warga Muslim Perumnas Monang Maning mengadakan Khitanan Massal di Blok V. Pada saat itu aku merasa agak takut dan malu juga, karena khitanan diadakan di banjar, yang mungkin akan banyak dilihat oleh orang – orang. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya dapat berita bahwa mantra juru khitan tidak bisa datang.

Wah sempat merasa lega juga karena tidak jadi di khitan. Namanya juga anak-anak yang punya rasa takut dan was was.

Karena tidak jadi, aku dan ayahku pulang ke rumah. Karena kelelahan aku tidur. Dan pada siang menjelang sore aku dibangunkan ayahku, karena khitannya akan dilaksanakan pada Mantri yang ada di Lukluk Mengwi.

Berangkatlah aku dan orang tuaku bersama rombongan yang akan dikhitan. Teman-teman yang dikhitan dari usia anak TK sampai usia 17 tahun yang paling tua.

Waktu menjalani khitan, serasa dag diug, karena ini merupakan pertama kali dalam sejarah hidupku. Setelah menunggu giliranku, akhirnya tiba waktuku untuk dikhitan

Di ruang khitan, aku berbaring. diatas ku ada lampu yang terang yang membuatku silau. Di ruangan itu ada mantri yang dibantu beberapa orang perawat. Wow…malu juga ada wanita disana.

Proses khitanpun berjalan, alat kelamin diolesi obat bius local dan disuntik. Pada saat hendak memotong, terdengar suara ramai anak main sepak bola yang begitu ramai. Kemudian Pak Mantri meninggalkanku beberapa saat untuk memperingati anak-anak yang main sepakbola, proses khitanpun terhenti.Setelah itu Pak Mantri melanjutkan proses pemotongan kulit kelamin dan menjahitnya. Ternyata tidak sakit ya saat khitan, yang terasa pada saat disuntik saja. Selama proses khitan aku ditemani ayahku sampai selesai.

Akhirnya khitanpun selesai, lalu kami pulang. Untuk penyembuhan dan pengeringan jahitan kurang lebih seminggu. Sampai di rumah dan beberapa hari kedepan aku selalu pakai sarung. Acara khitanku tidak diadakan syukuran seperti anak-anak yang lainnya. Tapi ada beberapa tetangga ada yang memberikan hadiah berupa buku dan dari pengurus Warga Muslim Dhusun Bhuana Sari Blok IV memberikan sarung dan peci.

Dengan khitan, berarti usiaku sudah dianggap baligh, sehingga segala sesuatu amal perbuatanku sudah ada pahala atau dosanya sehingga dicatat oleh malaikat pencatat amal baik dan amal buruk. Semoga ke depan aku dapat menjalani kehidupanku dengan baik sesuai syariat ajaran agamaku.

Jimbaran, 14 Februari 2012